KEAGUNGAN DOA DAN MANFAATNYA
Kita mungkin sering sekali mendengar anjuran
berdoa dan juga sering berdoa. Akan tetapi tahukah kita, apa saja manfaat
berdoa dan bagaimanakah keagungan doa tersebut? Makalah singkat berikut ini
berusaha untuk menjelaskan kepada kita semua tentang urgensi atau manfaat doa.
Semoga dengan membaca makalah ini kita akan lebih termotivasi untuk banyak
berdoa dan berharap kepada Allah Ta'ala yang di tangan-Nya semua kebaikan.
Berdoa merupakan ibadah yang sederhana dan
mudah, bersifat umum dan sama sekali tidak terikat dengan tempat, waktu maupun
keadaan. Doa bisa dilakukan pada malam maupun siang hari, di darat, laut maupun
di udara, pada saat bepergian maupun ketika di rumah, ketika dalam keadaan kaya
maupun miskin, sakit maupun sehat, dan secara sembunyi-sembunyi maupun
terang-terangan. Sungguh, doa merupakan tugas seorang Muslim sepanjang umurnya,
ia menuntun seorang hamba meniti awal tangga penghambaan, juga pertengahan dan
puncaknya, agar sepanjang hidupnya ia senantiasa dalam keadaan iftiqār
(butuh) dan berlindung kepada Khaliqnya, Alloh Ta'ala.
Manfaat Doa
Membiasakan
diri untuk berdoa bisa menjadi sebab terhindarnya seseorang dari bencana, mala
petaka dan kesengsaraan, sebagaimana firman Alloh Ta'ala tentang
Nabi Ibrahim 'alaihis salam :
“Dan aku
akan berdoa kepada Robbku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa
kepada Robbku.” (QS. Maryam [19]: 48)
Dan
firman-Nya tentang perkataan Zakariya 'alaihis salam:
“Dan aku
belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, wahai Robbku.” (QS.
Maryam [19]: 4)
Banyak
sekali bencana yang tercegah karena doa, banyak sekali cobaan dan ujian yang
dihapuskan oleh Alloh Ta'ala karena doa, juga sekian musibah dihindarkan
oleh Alloh Ta'ala karena doa, serta
berbagai dosa dan maksiat diampuni oleh Alloh Ta'ala karena doa
pula. Doa bisa menjadi benteng bagi seseorang dari godaan setan, dan tameng
dari lemparan anak panahnya. Doa adalah senjata bagi seorang Mukmin, sementara
Alloh Ta'ala berfirman:
“Dan
hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka....” (QS.
an-Nisa’ [4]: 102)
Banyak
sekali karunia dan kenikmatan, baik yang tampak maupun yang tidak tampak,
diraih berkat lantunan doa. Yaitu kenikmatan berupa kemenangan, kemuliaan,
kemapanan dan ketinggian derajat di dunia dan di akhirat. Sungguh, betapa
besarnya kedudukan doa dan betapa agungnya karunia dan nikmat Alloh yang
diberikan kepada hamba-hamba-Nya berupa doa.
Semua
keutamaan dan kebaikan ini termasuk bentuk ijabah (pengabulan doa).
Maka, tidaklah salah bila doa merupakan salah satu kewajiban yang paling urgen
dan agung. Oleh karena itu, doa merupakan sunnah (perilaku) para nabi,
sebagaimana telah disebutkan kisah-kisah mereka di dalam al-Qur'an. Alloh berfirman:
“Sesungguhnya mereka (para nabi itu) adalah
orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan baik
dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah
orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS.
al-Anbiya: 90)
Dengan
demikian, terlihatlah betapa besar manfaat dan keagungan doa dalam kehidupan
seorang Muslim, baik ketika ia masih hidup maupun setelah kematiannya. Adapun
ketika ia masih hidup, maka manfaat tersebut didapat melalui doa seorang Muslim
untuk dirinya sendiri dan kaum Muslimin lainnya. Dan dari orang yang hadir
untuk orang yang tidak hadir tanpa sepengetahuannya, ini merupakan salah satu
doa yang mustajāb, sementara malaikat akan berkata, ‘Dan semoga bagimu
juga yang semisalnya.’, sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih. Juga, doa
dapat menghalangi para musuh dan serangan mereka, tipu daya dan kejahatan
mereka.
Kemudian,
doa juga berguna sebagai pengusir setan. Ibnu ‘Abdil Barr dalam kitabnya at-Tamhid berkata, “Adapun
mengusir setan dengan tilāwah (membaca ayat al-Qur’an), dzikir dan
adzan, itu telah menjadi kesepakatan para ulama dan tidak ada perbedaan
pendapat dalam hal ini serta sudah masyhur di dalam atsar (riwayat-riwayat dari
para salafus shalih).”
Adapun
manfaat doa setelah kematian, maka doa bisa menjadi tali penghubung yang dengannya
seorang Muslim berhubungan dengan Muslim lainnya yang telah meninggal. Alloh
telah mengajarkan kita semua untuk berdoa, “Ya Robb kami, ampunilah dosa kami
dan dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan iman.”. Dalam
sebuah hadits yang shahih juga disebutkan bahwa di antara kebaikan yang terus
mengalir bagi seseorang setelah matinya adalah: “...atau anak shalih yang
senantiasa mendoakannya.”. Doa dan sedekah yang pahalanya diperuntukkan bagi
orang mati, keduanya bisa sampai bagi orang yang telah mati menurut kesepakatan
para ulama (ijmā’).
Inilah
sekelumit dari sekian banyak manfaat berdoa. Semoga Allah memudahkan kita semua
untuk banyak berdoa dan semoga Dia berkenan mengabulkan doa-doa kita.
alhamdulillah sangat bermanfaat sekali salam kenal saya produsen
BalasHapusKURSI TIFFANY